Judul Buku: Duduk Dulu,
Jangan Lupa Jadi Manusia
Penulis : Syahid Muhammad
Penerbit : Gradien Mediatama
Tahun Terbit : 2021
Jumlah Halaman : 235
Buku bergenre self improvement ini sungguh bagai teman curhat, untuk yang merasa sering menyalahkan diri akan kekurangan
diri, kesalahan dan kegagalan yg dialami, hingga lupa mencintai diri sendiri
yang hanyalah manusia biasa yang memang banyaaak alfanya.
"Menyebalkan menyadari bahwa ada yang
salah dengan diri kita, tapi jauh lebih menyebalkan lagi jika kita tidak tau
apa yang salah" hlm.104
Buku ini mengajarkan kita untuk belajar mencintai diri kita dengan
segala kurang dan lebihnya. Mengajarkan kita mengambil hikmah dari setiap
kegagalan yang telah terjadi dalam hidup.
“Mencintai adalah meremukkan sekaligus membentuk diri pada saat yang bersamaan. Begitupun mencintai diri sendiri. Untuk tumbuh ada bagian-bagian yang akhirnya harus gugur, patah, direngangkan, terkelupas dan hancur, untuk menumbuhkan kedewasaaan baru dalam diri”. Hlm 99
Dengan gaya penulisan yang cukup unik, diksi
kata yang bersajak, bagi saya terasa sendu dan magis (hehehe). buku ini seperti
menampar secara halus dan lembut bahwasanya kesalahan dan kekurangan yang kita
miliki adalah hal yang wajar adanya.
Penyemangat bagi jiwa-jiwa yang sedang mulai
letih dengan sebuah proses. Mengingatkan, bahwa berproses adalah suatu yang
harus dinikmati, entah hasil membawa keberhasilan ataukah air mata kesedihan.
Mari tidak berfokus pada si hasil, dan tetap semangat menjalaninya.
Alunan musik akan berhenti tepat pada waktunya,
sedih dan bahagia ada masanya.
"Rasa sakit cara semesta hebatkan diri,
ajarkan diri bagaimana bangkit, bagaimana menerima dan mengakui salah dan
kurangnya diri". Hlm 81
"Kadang, kita sendiri yang perlu ciptakan
kesempatan kedua untuk diri sendiri".

Tidak ada komentar:
Posting Komentar