• Review buku The Alpha Girl’s Guide - Henry Manampiring






    Judul Buku        : The Alpha Girl's Guide

    Penulis              : Henry Manampiring

    Tahun Terbit     : 2020 (cetakan ke-3)

    Halaman           : 260

     


    The Alpha Girl’s Guide merupakan buku tentang perempuan yang berisi gambaran, tips dan saran menjadi seorang Alpha Girl’s berdasarkan hasil pengamatan, survey, riset, diskusi dan wawancara sang penulis terhadap banyak perempuan. Alpha Girls sendiri dapat diartikan sebagai seorang perempuan yang menginspirasi, cerdas, mandiri, percaya diri, dan mampu mengoptimalkan seluruh potensi yang ada pada dirinya.
     
    Buku ini mengusung tema pengembangan diri mengkhususkan topik pada  perempuan, meskipun buku ini ditulis oleh seorang laki-laki, tidak mengurangi nilai buku ini, justru disinilah menurut saya menjadi sangat istimewa, memberi pandangan baru bagaimana seorang laki-laki menilai perempuan hebat dalam berbagai hal mulai dari dunia sekolah/pendidikan, pertemanan, percintaan, pekerjaan dan penampilan. Benar apa yang dikatakan penulis dirinya mampu menjadi pihak yang netral dalam memberikan pandangan tentang perempuan hebat dan dunianya.
      
    Buku ini mengupas detail hal-hal positif apa yang harus dimiliki untuk menjadi seorang Alpha Girls seperti perilaku, semangat untuk menjadi lebih baik dan tidak menyia-nyiakan potensi yang ada.
     
    Uniknya dibagian awal buku, penulis berpesan agar buku ini dapat dinikmati dengan kritis, apa yang disampaikannya harus dicerna dan dianalisis dengan baik sebagai salah satu upaya kita meniru sifat baik Alpha Girls yakni kritis dan suka menganalisis. Lagi-lagi benar, untuk saya pribadi ada satu penjabaran yang sedikit berbeda dengan pandangan hidup saya.
     
    Membahas dunia perempuan sangatlah menarik menurut saya, karena sebagian besar dari kita dibesarkan dalam budaya patriarki dimana sering sekali terdengar pernyataan tendensius “untuk apa sekolah tinggi-tinggi, toh ujung-ujungnya dapur, sumur dan Kasur” atau pernyataan “perempuan jangan sekolah tinggi-tinggi nanti laki-laki pada takut mendekat”. Nah, pendapat-pendapat kejam ini dibahas habis di dalam buku ini.
     
    Di dunia kerja sendiri saya pernah mendengar bahwa perempuan dituntut untuk menghilangkan sisi kewanitaannya seperti : perasa, lemah lembut dan sebagainya,  namun disini penulis menegaskan bahwa perempuan bisa bersinar didunia kerja tanpa harus menghilangkan sisi ke wanitaannya.
     
    “Gerakan kesejajaran perempuan seringkali disalah kaprahkan menjadi menyamakan laki-laki dan perempuan. Sejajar tidak menghilangkan perbedaan laki-laki & perempuan. Laki-laki dan perempuan bisa sejajar dalam perbedaan” Hal 101
     
    Secara keseluruhan buku ini sangat recommended untuk dinikmati perempuan segala usia, apalagi ramaja-remaja ABG yang sedang mencari jati diri. Dalam hal penulisan buku ini disajikan dengan tata Bahasa yang ringan dan mudah dicerna, dilengkapi dengan kutipan-kutipan penyemangat dari banyak perempuan hebat, sangat menginsiprasi!
     
    “Dunia tanpa perempuan yang cerdas dan berkarya akan kehilangan separuh potensinya “ Hal. 255
     
    “Mengapa kita harus merasa kemampuan kita lebih rendah, hanya karena kita perempuan?” –Najwa Shihab- hal 249.

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Postingan Populer